Hanafi Rais Pun Merasa Imannya Mantap Usai Baca Media yang Diblokir

Posted on

Kemana dan apa bacaan Hanafi Rais usai media islam bacaannya diblokir? Inilah sebuah pertanyaan sederhana namun substansi sifatnya. Pasalnya, Hanafi Rais merasa imannya merasa mantab usai membaca media atau situs Islam yang di blokir pemerintah Jokowi.

Dilansir Rol (1/4), Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Hanafi Rais mengakui jika dirinya mengikuti dan membaca beberapa media yang diblokir Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemkominfo) karena dianggap radikal.

Namun setelah membaca situs itu, ia mengaku tidak pernah berpikir untuk melakukan tindakan radikalisme. Justru Hanafi mengaku dirinya semakin mantap beriman. “Saya ikuti dan baca ilmu fiqih dan tauhid di beberapa media tersebut,” ujarnya, Selasa (31/3).

Hanafi menjelaskan secara filosofis, makna radikal sebenarnya baik. Karena, lanjut dia, radikalisme artinya berpikir secara kritis dan mengakar. Dan terkait definisi yang digunakan pemerintah, Hanafi mengatakan, supaya jelas, sebaiknya pemerintah mengikuti hukum atau Undang-Undang.

“Jadi, tidak ada lagi makna tahu tafsiran baru terhadap kata radikalisme,” katanya.

Sebelumnya, Pihak Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) mengakui telah memblokir 19 website sejak Ahad (29/3) kemarin. Menurut Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemenkominfo, Ismail Cawidu, ke-19 website itu dilaporkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) sebagai website yang menyebarkan paham atau simpatisan radikalisme.

Akibatnya, enam pimpinan redaksi situs media Islam yang diblokir menuntut tiga hal kepada Kemenkominfo karena dinilai sebagai tindakan zalim. Yaitu, tidak adanya hak Kemkominfo memblokir, hak normalisasi untuk situs yang diblokir, dan harus adanya diskusi dari semua pihak, demikian laporan dari Rol.

Yang masih membuat aneh adalah, pihak BNPT dan Menkoimfo berikan alasan yang membingungkan kepada publik soal pemblokiran situs Islam tersebut. Salah duanya adalah, karena media tersebut menjelekkan Jokowi dan Demokrasi. [sal]
 
 

Silahkan Berkomentar