Kebiasaan Buruk Fadjroel Rachman Yang Suka Ngeblock Bikin Bingung Netizen

Posted on

Siapa yang tidak kenal dengan Fadjroel Rachman. Ya, Fadjroel adalah mantan aktivis yang saat ini dekat dengan Jokowi. Bukan cuma dekat, Fadjroel pun sewaktu Pilpres 2014 merelakan dirinya menjadi ‘Tim Sukses’ pasangan Jokowi-Jusuf Kalla.

Fadjroel dikenal pandai beretorika dan berdebat. Maka dalam kerjanya sebagai tim sukses Jokowi, Fadjroel difungsikan sebagai Juru Bicara (Jubir) ketika itu. Di media televisi, kita akan sering melihat wajah Fadjroel dalam tema dialog, debat atau pun wawancara.

Era orde baru sampai presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjabat, ada banyak tulisan opini mau pun pendapat kritis Fadjroel kepada pemerintah. Soal hukuman mati, Fadjroel memang antinya, bahkan pernah ancam SBY ke Komnas HAM jika nekad mau lakukan hukuman mati. Anehnya, ketika Presiden Jokowi lakukan hukuman mati kepada NAPI Narkoba beberapa waktu yang lalu, Fadjroel tak ada suaranya. Diam. Publik bertanya, ada apa dengan Fadjroel?

Kebingungan publik atas sikap Fadjroel yang tak lagi kritis kepada pemerintah memang mengundang banyak tanya dari lapisan masyarakat. Bertanya, memberikan kritik sampai cibiran pun menghampiri Fadjroel khususnya di laman media sosial Twitter. 

Keanehan semakin terjadi, rupa-rupanya mereka yang mengkrtik Fajdroel bukan malah mendapat jawaban yang memuaskan. Akun Twitter-nya di block Fadjroel sebagai jawaban yang diberikan kepada mereka yang bertanya. Sampai tulisan ini diturunkan, tak terbiang angka dan terhitung jumlah sudah berapa akun twitter netizen yang di block oleh Fadjroel.

Kekesalan dan kebingungan pun bermunculan pada lini masa twitter yang berhasil Pekanews himpun. Ada banyak, tapi hanya bisa beberapa saja sebagai perwakilan dari aspirasi netizen yang lain.  

“Wah..Mas @ferrykoto di blok om @fadjroel , semoga Surabaya jarang mati lampu..bisa repot mas :),” tulis dari akun @SuleTegepe

Sebagai orang baru di block, akun ‏@ferrykoto rada heran atas ulah Fadjroel yang main block saja, “koq? dia (Fadjroel-ed) jg aktivis dulu. diajari sapa takut perbedaan?,” tanyanya tanpa ada jawaban dari Fadjroel.

Bahkan sampai-sampai Tommy Soeharto pun menyindir kebiasaan Fadjroel yang suka ngeblock itu.

“Saya tidak suka ngeblock seperti si ahli listrik mati (Fadjroel-ed) dan pendekar demokrasi syal:),” tulis akun @HutomoMP_9.

Ternyata bukan orang-orang top saja yang di block oleh Fadjroel, “saya aja yg kelas teri di block @fadjroeL,” tulis akun @satobuno dengan penuh kebingungan.

Hal yang hampir sama menimpa akun @Yatnoslax: “anehnya, akun telor pun ada yg diblock @fadjroeL ….kasihan pandjul, kerdil nian…,” kesalnya.

Yang membuat aneh adalah, cuma menegur saja pun di block oleh Fajdoel. Itulah yang di alami netizen berikut ini.

“saya twit pertama “Hello Jroel” langsung di block… New Jroel On The Block NJOTB,” tulis akun @djathilan bingung.

Dan, bukan saja mereka yang mengkritik Fandjroel di block. Pengalaman berbeda dialami oleh akun @SidiBobyLukman yang merasa tidak pernah mem-bully Fadjroel tapi mendapat perlakuan block.

“Perasaan Gw ndak pernah bully @fadjroel tapi kok Gw diblock ya ? Aneh nih aktipis…,” bunyi tulisannya dengan nada kesal.

Dari pengalaman netizen diatas, tentu tak salah jika publik bertanya kepada Fadjroel mengapa tega memutuskan tali silaturahmi. Dalam alam demokrasi, adalah biasa kritik dan di kritik. Lagian, Fadjroel juga dikenal sebagai orang yang suka mengkritik, kenapa ketika di kritik tidak terima? Aneh, bukan?

Apakah dengan aksi block yang dilakukan Fadjroel semua masalah akan selesai? Ternyata tidak. Citra Fajdroel yang mau maju jadi Calon Gubernur (Cagub) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) pasti susah naiknya, kemungkinan turun sudah pasti.

Selain itu, masalah -lagi- adalah, Fadjroel dikenal sebagai penampung aspirasi masalah kelistrikan di Indonesia jika ada pemadaman atau masalah lain yang dilakukan PLN. Nah, bagaimana masyarakat mau mengadu jika akunnya kena block, wahai Fadjroel? #Mikir. [sal]
 
 

Silahkan Berkomentar