Oh! BBM Naik, Uchok Minta Jokowi Keluarkan Kartu Mampus

Posted on

Direktur Centre for Budget Analysis, Ucok Sky Kadafi menilai, kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) saat ini tidak memiliki payung hukum yang jelas.

Menurutnya, kebijakan tersebut terbilang semena-mena karena tidak melalui izin dari DPR.

“Ini harga mafia karena payung hukum tidak ada. Kenaikan ini tidak ada izin DPR. Ini semena-mena,” ujar Uchok, dalam diskusi ‘Pusing Pala Rakyat’ di kawasan, Cikini, Jakarta, Sabtu (04/04/15).

Selain itu, dirinya pun menilai kebijakan itu bukan saja dapat membuat kepala rakyat menjadi pusing. Melainkan dapat membuat kepala rakyat menjadi pecah. Sehingga, dia menuturkan, lebih baik sekalian saja Presiden Jokowi keluarkan kartu mampus untuk rakyat.

“Jadi ini bukan pusing saja pala rakyat tapi sudah pecah. Sekarang kita minta Jokowi keluarkan kartu rakyat atau kartu mampus,” sindir Uchok.

Sebelumnya, Pemerintah kembali menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dan solar Rp 500 per liter mulai Sabtu 28 Maret 2015. [lintas7]
 
 

Silahkan Berkomentar