Demo Buruh di May Day, Partai “Moncong Putih” Dapat Hujatan

Posted on

Dalam teriakan-teriakan aksi unjuk rasa Hari Buruh Internasional (May Day) yang dilakukan di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2015), terdengar hujatan yang diarahkan kepada PDIP.

Partai berlambang banteng bermoncong putih itu dihujat salah satu demonstran yang tergabung dalam elemen organisasi Federasi Serikat Pekerja Logam Elektronik Metal Serikat Pekerja Seluruh Indonesia ( FSP LEM SPSI ).

“Moncong putih bikin susah!” teriak demonstran itu melalui pengeras suara.

Teriakan itu pun disambut oleh sorakan dan tepuk tangan massa yang ikut unjuk rassa di sekitarnya.

Para buruh yang melakukan unjuk rasa ini menuntut sebelas poin tuntutan dengan dua fokus utama, di antaranya menolak upah murah, menolak peninjaun pemerintah terhadap upah minimal dua atau lima tahun sekali, dan menuntut Presiden Jokowi agar menghapuskan sistem kerja kontrak.

Selain menghujat moncong putih, demonstran lain pun menyindir Presiden Jokowi.

“Soekarno presiden Orde Lama, Soehato presiden Orde Baru, SBY Orde Reformasi, Nah Jokowi presiden Orderan (pesanan), susah makanya kalau buruh kaya kita punya presidennya orderan,” teriak salah satu demonstran yang berasal dari elemen organisasi Kesatuan Serikat Pekerja Nasional (KSPN) itu dengan disambut massa dengan gelak tawa. [rok/inilah]
 
 

Silahkan Berkomentar