Apa Sih Tanda-Tanda Negara Mengalami Krisis Ekonomi?

Posted on

Jokowi dan JK dalam kartun
Perbedaan pendapat terkait tren pelemahan ekonomi di Indonesia terus terjadi. Ada yang menilai Indonesia sudah mengalami krisis dengan berbagai argumentasinya. Di lain pihak ada yang menyatakan Indonesia belum krisis, tapi sedang mengarah kesana.

Sebenarnya apa sih tanda-tanda atau indikator bahwa sebuah negara sudah memasuki fase krisis ekonomi?

Dilansir Okezone, Senin (31/8/2015), Pengamat pasar modal Farial Anwar menjelaskan, sebenarnya indikasi krisis prekonomian bisa belajar dari krisis ekonomi yang terjadi pada 1998 dan 2008. Menurutnya, perekonomian negara sudah bisa dikatakan krisis jika pelemahan nilai tukar Rupiah sudah berdampak besar bagi dunia usaha.

“Apakah dunia usaha sudah mengalami kerugian dari jatuhnya nilai tukar Rupiah. Karena sebagian besar dari mereka melakukan pinjaman dalam bentuk dolar AS karena bunganya lebih rendah,” ujarnya kepada Okezone saat dihubungi melalui sambungan telepon di Jakarta, Senin (31/8/2015).

Pasalnya, lanjut Farial, dari total pinjaman dolar yang dilakukan oleh dunia usaha hanya sekitar 36 persennya yang dilindungi oleh negara atau hedging. Hal itu juga akan berdampak pada sektor perbankan karena non performing loan (NPL) yang membengkak.

“Tapi saat ini perbankan kita sudah cukup kuat karena kebanyakan sahamnya dimiliki oleh asing yang mempunyai kemampuan modal yang kuat,” imbuhnya.

Berdasarkan hal itu, Farial mengatakan bahwa kondisi perekonomian saat ini belum bisa dibilang krisis. Namuan dirinya menegasakan bahwa saat ini perekonomian Indonesia sudah dalam kondisi lampu merah, atau sudah hampir memasuki masa krisis perekonomian.

“Memang krisis belum tapi rakyat sudah terkena dampakya. Harga-harga sudah mulai meningkat, karena sektor industri sudah terkena dampaknya. Bahkan ada yang sudah melakukan PHK massal, banyak rakyat yang sudah kehilangan pekerjaannya. Itukan tanda mulai tidaak bagusnya perekonomian,” tambahnya.

Oleh karena itu, Farial mengimbau agar pemerintah melakukan persiapan untuk membenahi perekonomian saat ini. Selain itu pemerintah juga harus membentuk persiapan untuk kemungkinan yang terburuk.

[sal]
 
 

Silahkan Berkomentar
loading...
(Visited 42 times, 1 visits today)
Loading...