Dirut Bank Mandiri sebut Tak Masalah Dolar AS Meroket ke Rp18 Ribu

Posted on
Direktur Utama Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin
Direktur Utama Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin

Mata uang Rupiah tampaknya belum mau beranjak dari level Rp14 ribu per USD. Meski sempat menguat ke level Rp13.900, namun kembali anjlok ke level Rp14 ribu.

Kendati kondisi nilai tukar tidak pasti, Direktur Utama Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin mengaku tidak masalah dengan pelemahan rupiah. Pasalnya, hasil stress test menyebutkan, level Rp18 ribu per USD pun Bank Mandiri masih kuat.

“Kalau bank yang lain enggak tahu, kalau Bank Mandiri ada skenario Rp14 ribu, Rp16 ribu, Rp18 ribu, itu sudah kami stress test beberapa kali, hasilnya masih manageable,” ungkapnya di Gerbang Tol Kapuk, Senin (31/8/2015).

Dia menjelaskan, masalah nilai tukar bukan hal yang menakutkan bagi pelaku perbankan. Menurutnya, yang membuat bankir ngeri adalah masalah likuiditas.

   

“Bankir itu ngerinya ke likuiditas. Sekarang beda dengan krisis sebelumnya. Likuiditas rupiah dan dolar sangat bagus. Jadi buat kita sih bukan kondisi yang mengerikan, hanya perlambatan ekonomilah. Harusnya sih buat perbankan aman,” tukasnya.

Untuk diketahui, pagi ini, Bloomberg Dollar Index mencatat, Rupiah pada perdagangan non-delivery forward(NDF) melemah 33 poin atau 0,2 persen menjadi Rp14.016 per USD. Pagi ini, Rupiah bergerak dalam kisaran Rp13.992-Rp14.033 per USD.

Editor: Rajali
Sumber: Okezone
 
 

Silahkan Berkomentar
(Visited 46 times, 1 visits today)
Loading...