Aneh, “Tanaman” Tumbuh di Kepala

Posted on

Tumbuhan tumbuh dikepala
Jepit rambut dengan hiasan tanaman kini menjadi tren terbaru di Ibu Kota Tiongkok, Beijing. Di sejumlah tempat wisata di Beijing, seperti di Nanluoguxiang, jepit tanaman yang dijual di kaki lima ludes diserbu penduduk lokal dan wisata manca negara.

Dengan jepit tersebut, tampak seolah-olah tunas tanaman muda tumbuh di kepala pemakainya. CNN yang menyelediki asal muasal inovasi tersebut sejauh ini belum menemukan siapa penciptanya.

Seorang penjual jepit di kaki lima, Zhou Delai, menceritakan tren tersebut baru mulai dua minggu lalu. Lebih lanjut ia menjelaskan bisa menjual 200 jepit rambut dalam tiga hingga empat jam.

“Saya tidak tahu ide siapa ini, saya hanya menjualnya karena banyak orang yang mencari dan memakainya,” jelas Delai.

Satu jepit rambut dihargai lima Yuan atau sekitar Rp 10.000-an.

Zhang Ao, seorang warga Provinsi HUbei yang sedang mengunjungi Beijing, yang memakai jepit tersebut mengatakan rasanya lucu mengikuti tren tersebut. Ia tidak peduli apa maknanya, yang penting ikut tren.

Tak cuma Ao, empat mahasiswi Jepang yang sedang jalan-jalan mengutarakan hal yang sama. Sambil ber-selfie mereka mengatakan jepit yang mereka gunakan sangat lucu dan imut.

Saking hebohnya, jepit tanaman tersebut dijual secara online dengan harga yang lebih murah. Situs jual beli terbesar di Tiongkok Taobao menyatakan telah menjual lebih dari 1 juta jepit dalam dua minggu terakhir.

Seorang pengamat sosial dari Universitas Shanghai Jiao Tong, Gao Xuanyang, menjelaskan tren atau fenomena ini bukan hal aneh. “Masyarakat membutuhkan sesuatu yang segar dan baru, entah itu jepit rambut, dompet atatu pakaian, ” katanya. Ia menambahkan tren fast fashion itu bisa membantu masyarakat dalam menghadapi tekanan gaya hidup yang modern. “Mereka yang memakainya tidak perlu tahu apa maknanya, mereka ingin bergembira hanya dengan jepit rambut saja,” pungkasnya.

Editor: Wira
Sumber: Berita Satu/ CNN
 
 

Silahkan Berkomentar
loading...
(Visited 100 times, 1 visits today)
Loading...