Berbedanya Perlakuan Hukum Antara Ridwan Kamil Dengan Ahok, Netizen Bingung

Posted on

Ridwan Kamil dan Ahok dalam kliping media

Semua warga sama dihadapan hukum adalah azas hukum yang berlaku di negara Indonesia (equality before the law). Namun yang terjadi belakangan ini mengundang kebingungan bagi masyarakat. Pasalnya, kenapa perlakuan hukum untuk Ridwan Kamil dan Basuki Tjahja Purnama (Ahok) berbeda dimata hukum?

Diketahui, tidak sedikit laporan warga kepada pihak hukum terkait Ahok, namun sampai saat ini Ahok belum juga di periksa.

Menurut pantauan, berikut pihak-pihak yang melaporkan Ahok ke pihak kepolisian maupun ke lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baru-baru ini (7/9), Front Pembela Islam (FPI) sudah melaporkan Ahok. Tak tanggung-tanggung Ahok dilaporkan dalam 3 dugaan kasus oleh FPI.

Kemudian, Pengamat perkotaan dari Budgeting Metropolitan Watch (BMW) Amir Hamzah juga melaporkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok ke KPK, Kamis (20/8). Laporan ini terkait dengan adanya dugaan korupsi senilai ratusan miliar rupiah dalam pembelian lahan untuk pembangunan Rumah Sakit Sumber Waras.

“Ada indikasi penyalahgunaan wewenang yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta (Ahok) dan kemungkinan korupsi dalam kasus (pembelian) tanah (RS) Sumber Waras,” kata Amir di gedung KPK, Kamis (20/8), dilansir Republika.

Polemik RS Sumber Waras bermula saat BPK menilai pembelian lahan untuk pembangunan rumah sakit pemerintah seluas 3,7 hektar itu dapat merugikan negara sebanyak Rp 191 miliar.

Selisih harga tersebut terjadi karena BPK menemukan perbedaan harga Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) pada lahan di sekitar Rumah Sakit Sumber Waras dengan lahan rumah sakit itu sendiri. Sehingga diindikasikan ada penggelembungan dana.

Sampai tulisan ini diturunan, belum ada kejelasan terkait laporan tersebut.

Sementara, nasib berbeda yang dirasakan oleh Ridwan Kamil. Baru-baru ini Emil diperiksa oleh aparat hukum karena dugaan korupsi dana hibah tahun 2012 sebelum menjadi Walikota Bandung. (baca: Di Tuding Korupsi, Ridwan Kamil: Saya orang baik-baik dari keluarga baik-baik)

Hal itulah yang menjadi alasan bagi netizen tidak habis pikir dan seperti mengalami kebingungan atas praktik hukum di Indonesia. Dilaman twitter ia sampaikan perasaannya itu.

“Met malam manteman, gimana perasaan anda ketika warga negara tidak sama lagi di muka Hukum?,” tulis akun @Restyies, Minggu (20/9/2015) yang kemudian banyak mendapat respon dari netizen lain, ada yang komentar, ada juga yang meretweet kicauan tersebut.

Hukum di Indonesia berdasarkan order, menurut salah satu akun netizen @ap_dadang yang berkomentar, “.. Law by Order…bukan begitu??,” pungkasnya.

Ada juga netizen yang merasa sedih dengan peristiwa yang terjadi. Bukan malah memberikan jawaban, netizen yang satu ini malah curhat.

@Restyies disitu kadang saya merasa sedih,” tulis @DenBagusMulia.

Yang bisa menjawab hal ini adalah pihak hukum yang terkait. Jika diusia 70 tahun Indonesia merdeka, namun masih terjadi perlakuan berbeda dalam penegakan hukum, hal ini sungguh ter-la-lu.

[sal]
 
 

Silahkan Berkomentar
loading...
(Visited 65 times, 1 visits today)
Loading...