Disayangkan, Jokowi Yang Sarjana Kehutanan Tak Paham Masalah Kehutanan

Posted on

Jokowi di lokasi kebakaran hutan Sumsel
Dengan latar belakang pendidikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai sarjana Ilmu Kehutanan Alumnus UGM (Universitas Gajah Mada) diharapkan masalah kebakaran hutan tidak terjadi. Tapi sangat disayangkan, meski menyandang sarjana kehutanan, Jokowi dinilai tak paham dengan masalah kehutanan di Indonesia.

Hal ini berdasarkann penilaian dari Anggota Komisi IV DPR RI Ichsan Firdaus menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak peduli dengan masalah kehutanan. Akibat dari ketidakpedulian Jokowi, kebakaran hutan yang menyebabkan bencana kabut asap kembali terjadi tahun ini.

Dilansir laman Rimanews, Sabtu (19/9/2015), Ichsan kecewa, anggaran untuk bidang kehutanan sangat rendah. Apalagi, ketika Kementerian Lingkungan Hidup digabung dengan Kementerian Kehutanan menjadi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) justru makin terpuruk.

“Jadi visi Jokowi tidak terjadi di lapangan. DPR sering kritik bu menteri (Siti Nurbaya), ada masalah apa dengan Presiden untuk politik anggaran. Kalau kehutanan penting harusnya lebih besar,” kata anggota dari Fraksi Partai Golkar dalam acara diskusi “Berharap Tidak Lagi Menggantang Asap” di Gado-Gado Boplo, Jakarta Pusat, Sabtu (19/09/2015).

Menurutnya, LHK bisa meyakinkan Jokowi soal anggaran. Harusnya Jokowi paham untuk menaikan anggaran, karena dia merupakan lulusan sarjana ilmu Kehutanan.
Foto-Jokowi-wisuda-katanya
Mengenai kebakaran hutan yang sudah menjadi tren sejak 18 tahun yang lalu, Ichsan mengatakan, seharusnya sudah tidak terjadi lagi tahun ini.

Kementerian sudah tahu masa kemarau yang terjadi Agustus dan September dimanfaatkan oleh pihak perusahaan perkebunan untuk membakar lahan gambut.

“Pencegahan lebih murah kalau dilakukan sejak awal. Hotspotnya (titik api) sama saja dari dulu.

Kalau pencegahan dilakukan, sejak awal diwarning. Tapi yang dilakukan pemerintah sekarang adalah reaktif harusnya antisipatif,” pungkasnya.

[sal]
 
 

Silahkan Berkomentar
loading...
(Visited 162 times, 1 visits today)
Loading...