Fuad Bawazir: Rupiah Terpuruk Karena Wibawa Presiden Jokowi

Posted on

Fuad Bawazier
Sampai saat ini siapa yang patut disalahkan atas keterpurukan rupiah masih menjadi perdebatan. Pihak pemerintahan Jokowi berulang kali mengklaim bahwa lemahnya nilai mata uang rupiah terhadap dolar AS karena kondisi eksternal, seperti ekonomi global, kebijakan dolar AS, dan belakangan konflik Korut dan Korsel, jadi tidak dominan kondisi dalam negeri.

Pendapat berbeda disampaikan oleh seorang ekonom senior Fuad Bawazir yang sebut Presiden Joko Widodo dinilai tidak memiliki kewibawaan sebagai kepala negara dan pemeritahan. Sangat mungkin hal ini yang membuat sentimen rupiah menjadi negatif.

Menurutnya Fuad, sentimen negatif lebih mungkin diciptakan oleh kondisi politik dan regulasi ekonomi yang dilakukan pemerintah.

   

“Jangan Presiden mengatakan ini akibat perang Korea atau misalnya akibat bunga dolar naik,” kata Fuad dalam diskusi ‘Krisis Ekonomi dan Skenario Kejatuhan Jokowi’ di Gedung Joang, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (9/9/2015), dilansir Rmol.

Ia menegaskan, sampai saat ini sebenarnya bunga dolar AS belum dinaikkan pemerintah Amerika Serikat. Jadi tidak tepat jika pemerintah beralasan terpuruknya rupiah akibat hal ini.

“Belum ada pembicaraan untuk itu di Amerika,” tandasnya.

[sal]
 
 

Silahkan Berkomentar
(Visited 49 times, 1 visits today)
Loading...