Ini Penampakan Restoran Tempat Gayus Mampir Makan dan Berfoto

Posted on

Gayus di Restoran

Publik kembali dikejutkan dengan aksi terpidana kasus pajak dan korupsi Gayus Tambunan, yang tengah ditahan di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

Pada 9 September 2015, Gayus selaku tahanan kedapatan makan bersama dua perempuan usai mengikuti sidang cerai di Pengadilan Agama Jakarta Utara.

Dari foto yang beredar di media sosial, diketahui tempat yang menjadi tempat Gayus makan bersama dua perempuan tersebut adalah restoran khas makanan Manado, Cak Tu Ci, yang berada di Jalan Panglima Polim V Nomor 15, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

 Restoran khas Manado, Cak Tu Ci di Jalan Panglima Polim V Nomor 15, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (22/9/2015) petang. (Tribunnews/Abdul Qodir)
Restoran khas Manado, Cak Tu Ci di Jalan Panglima Polim V Nomor 15, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (22/9/2015) petang. (Tribunnews/Abdul Qodir)

Saat Tribun menyambangi, pihak restoran tersebut membenarkan bahwa tempat yang menjadi tempat makan Gayus sebagaimana foto yang beredar berada di tempatnya.

“Kami baru tahu setelah lihat berita televisi kemarin sore, ternyata background tempat restorannya itu di tempat kami. Kalau ditanya apa betul restoran yang difoto itu tempat kami, memang betul,” kata leader restoran tersebut, Tri, Selasa (22/9/2015) petang.

“Tapi, tadinya kami nggak tahu kalau itu Gayus, karena saat itu rush hour, lagi ramai-ramainya pengunjung,” sambungnya.

   

Seorang pelayan restoran tersebut, Bayu, mengaku dirinyalah yang melayani Gayus saat itu.

Mulanya ia pun tidak tahu jika orang tersebut adalah Gayus, terpidana beberapa kasus pajak dan korupsi yang tengah menjalani total hukuman 30 tahun penjara di Lapas Sukamiskin.

Seingat Bayu, saat itu Gayus makan berhadapan dengan dua perempuan di meja nomor 21. Selain itu, ada dua pria lainnya tanpa mengenakan seragam yang duduk di meja nomor 24.

Waktu itu, Gayus memesan ikan baronang dan es kelapa kopyor. Harga ikan tersebut berkisar Rp 60 hingga Rp 70 ribu dan es kopyor seharga Rp 28.500.

“Dia memang duduk di meja 21 itu sama dua perempuan, yang dua laki-laki di meja yang sebelahnya,” ujar Bayu.

Bayu lupa waktu pasti kedatangan Gayus dan rombongannya itu. Seingatnya, mereka datang pada sore hari.

“Di sini kira-kira hanya setengah jam,” tuturnya.

Jarak dari Pengadilan Agama Jakut dan restoran tempat Gayus makan itu terbilang jauh.

Sementara, sebelumnya pihak Lapas Sukamiskin menyampaikan, Gayus baru tiba di lapas pada tengah malam.

Berikut cuplikan video restorannya.

Editor: Wira
Sumber: Tribunnews/Youtube
 
 

Silahkan Berkomentar
(Visited 64 times, 1 visits today)
Loading...