Jamaah Indonesia Dikasih Bus Bobrok oleh Arab Saudi

Posted on

Bus haji di Arab saudi
Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi meminta asosiasi angkutan darat di Arab Saudi, atau Naqabah ‘Ammah Li Sayarah, memperbaiki kualitas bus antarkota yang beberapa kali mengalami mogok dan pendingin udara (AC) mati saat mengantar jamaah dari Madinah ke Mekkah.

Hal itu dikemukakan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Abdul Djamil pada pertemuan dengan Ketua Ketua Naqabah ‘Ammah Li Sayarah letjen (purn) Ahmad Abdullah Sumbawa, di Mekkah, Rabu (09/09/2015).

“Kami minta transportasi (antarkota) pada gelombang kedua (Mekkah-Madinah) dan sisa (angkutan) Madinah-Mekkah diperbaiki,” kata Abdul Djamil usai pertemuan yang juga dihadiri oleh Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri, Sri Ilham Lubis, Direktur Pembinaan Haji dan Umrah Muhajirin Yanis, Ketua PPHI Arab Saudi 1436H/2015M Ahmad Dumyathi Basori, dan Kepala Daerah Kerja (Daker) Mekkah Arsyad Hidayat.

Ia mengakui ada beberapa kasus bus mogok dan bentuk ketidaknyamanan lainnya, termasuk AC mati, selama pengangkutan jamaah dari Madinah ke Mekkah sejak 30 Agustus 2015 sampai sekarang.

“Seperti diketahui tahun ini tidak ada ‘upgrade’ (peningkatan kualitas bus), sehingga kondisi bus tahun ini berbeda dengan tahun lalu. Ada banyak masalah di tengah jalan,” kata Abdul Djamil.

   

Berdasarkan data yang dipaparkan Kepala Daker Mekkah saat pertemuan dengan tim pengawas pelaksanaan haji dari DPR-RI, akhir pekan lalu, sebanyak 14 bus mengalami mogok sebagian besar dari perusahan bus Abu Sarhad dan Hafil. Kemudian juga ada kasus AC mati dari dari kedua perusahan itu, serta kecelakaan berupa mesin mobil terbakar dan rem yang ada percikan api.

Kondisi itu, diakui Abdul Djamil menjadi perhatian pemerintah dan DPR-RI untuk memperbaiki kualitas bus antarkota pada musim haji tahun depan. Apalagi juga ada kasus koper jamaah yang tidak terangkut, sehingga pemerintah harus menyewa truk tambahan membawa koper jamaah “Kami yang sudah menangani haji bertahun-tahun sudah paham kemungkinan potensi masalah bila transportasi tidak di-upgrade,” ujarnya.

Editor: Wira
Sumber: Rimanews
 
 

Silahkan Berkomentar
(Visited 137 times, 1 visits today)
Loading...