Puan Bohong Sudah Kirim Surat Mundur ke DPR, Kata Fadli Zon

Posted on

Puan-dan-Tjahjo-pegang-kertas
Polemik terkait rangkat jabatan Politisi PDIP Puan Maharani dan teman-teman masih terus terjadi. Berbagai alasan pun disampaikan PDIP untuk melakukan pembelaan. Namun, pembelaan yang ada bukan malah mendapat apresiasi. Tudingan berbohong pun keluar mulut pimpinan DPR RI diarahakan kepada anak Megawati Soekarno Putri.

Dilansir dari laman Rimanews, Senin (14/9/2015), Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menuding PDIP telah berbohong terkait proses pengunduran diri anggota legislatif mereka yang ditunjuk menjadi menteri. Pimpinan DPR mengklaim hingga kini belum pernah menerima surat pengunduran diri Tjahjo Kumolo dan Puan Maharani sebagai anggota dewan.

“Belum ada surat pengunduran diri Puan dan Tjahjo. Setelah kita cek gak ada tuh,” kata Fadli, saat dikonfirmasi, di gedung DPR RI, Jakarta, Senin (14/9/2015).

Menurut Fadli, ketiga kader PDIP tersebut telah melanggar UU yang melarang anggota DPR angkap jabatan. “MKD harusnya mengambil satu analisis penyelidikan terhadap ini. Ini masalah UU,” ungkap dia.

Politisi Partai Gerindra itu juga menilai tak masuk akal alasan DPP PDIP yang belum melakukan pergantian antar waktu (PAW) terhadap ketiganya. “Alasan tidak melakukan PAWmengada-ada. Komitmen Presiden sendiri. Kalo masih terdaftar di DPR gimana?” sindir Fadli.

Seperti diketahui Ketua MKD Surahman Hidayat memastikan jika ada pelanggaran kode etik maka MKD akan memproses masalah ini. Namun, sejauh ini MKD belum ada pelaporan atau pengaduan atas tiga menteri yang rangkap jabatan menjadi anggota DPR.

“Bisa di proses apakah ada pelanggaran kode etik. MKD bisa langsung memproses walaupun tidak ada yang menggugat dan melaporkan. Kalau di media sudah banyak yang memberitakan bahwa masyarakat keberatan dengan rangkap jabatan tiga menteri ini,” kata Surahman kepada wartawan, Jakarta, Rabu (9/9).

Sementara, Puan Maharani, Tjahjo Kumolo, dan Pramono Anung merupakan pejabat di kabinet Jokowi-JK sekaligus anggota DPR periode 2014-2019. Sampai saat ini mereka masih rangkap jabatan dan belum ada pergantian mereka sebagai anggota DPR.

[sal]
 
 

Silahkan Berkomentar
loading...
(Visited 38 times, 1 visits today)
Loading...