Soal Kasus Kuota Haji, PDIP Sebut Megawati Dijebak

Posted on

Megawati-pidato-di-kongres-PDIP-yang-di-gelar-di-Bali

Dalam eksepsinya, Suryadharma Ali (SDA) menyebut berbagai pihak turut menikmati sisa kuota haji berasal dari berbagai kalangan. Dia memberikan sisa kuota haji kepada Paspampres Wakil Presiden Boediono lebih dari 100 orang, almarhum Taufiq Kiemas dan Megawati Soekarnoputri sebanyak 50 orang.

Selain itu, kuota haji turut diterima oleh mantan Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro sebanyak 70 orang, Amien Rais sebanyak 10 orang, Karni Ilyas sebanyak dua orang, keluarga Suryadharma sebanyak enam orang, serta dari KPK sebanyak enam orang.

Kategori penerima sisa kuota haji nasional 2012, yakni jamaah usia lanjut, suami/istri yang keberangkatannya terpisah, pimpinan dan anggota DPR RI, pimpinan dan anggota DPD RI, BPK, BPKP, KPK, Ombudsman RI, TNI dan Polri, Kementerian dan Lembaga, BPS, wartawan media center dan nonmedia center haji, serta tokoh agama, masyarakat, dan politik.

Dilansir Okezone, Rabu (9/9/2015), Politikus PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari mengatakan bahwa Megawati Soekarnoputri dijebak dengan prosedur yang tidak benar terkait sisa kuota haji yang diberikan oleh mantan Menteri Agama, Suryadharma Ali.

   

“Bagi saya memprihatinkan bahwa qoute and quote, kok ibu (Megawati) dijebak begitu oleh prosedur enggak bener, kan enggak dikasih tahu kalau ini dananya belum tentu benar, kalau tahu pasti enggak ada yang mau berangkat,” ujar Eva dalam acara peringatan hari aksara internasional di Galeri Nasional, Jakarta Pusat, Selasa (8/9/2015).

Eva juga menerangkan bahwa Megawati Soekarnoputri hanya menerima undangan dari Suryadharma Ali, dan tidak tahu menahu soal prosedur dana yang tidak benar tersebut.

“Kalau kemudian ada prosedur yang tidak beres, ini mengejutkan kita semua. Ya kalau kita misalkan diundang, kalau itu korupsi ya enggak bakal mau. Gitu loh ekstremnya. Karena beliau diundang pak menteri, ya merasa terhormat,” tambah Eva.

Sementara, Megawati Soekarnoputri yang turut hadir dalam acara peringatan hari aksara internasional tersebut tidak mau memberikan konfirmasi terkait sisa kuota haji yang membawa namanya dalam eksepsi Suyadharma Ali.

[sal]
 
 

Silahkan Berkomentar
(Visited 43 times, 1 visits today)
Loading...