Tak Mau Sajikan Alkohol, Pramugari Muslimah Ini Dihukum Maskapai

Posted on
Pramugari Muslim Express Jet Airlines, Charee Stanley. (foto: Mirror)
Pramugari Muslim Express Jet Airlines, Charee Stanley. (foto: Mirror)

Akibat menolak untuk menyajikan minuman alkohol untuk para penumpang seorang pramugari muslimah mendapat hukuman dari pihak Maskapai. Adapun tempat wanita muslimah dengan nama Charee Stanley ini bekerja adalah Pesawat Express Jet Airlines.

Dilansir Okezone, Selasa (8/9/2015), pramugari itu berhenti menyajikan minuman beralkohol karena bertentangan dengan keyakinannya. Ia diketahui telah pindah agama ke Islam dalam dua tahun terakhir.

Dia diskors setelah salah satu rekannya membuat aduan ke pihak maskapai. Stanley merasa bahwa perusahaannya telah gagal untuk membuat ‘akomodasi yang wajar’ terkait keyakinan seseorang. Kasus itu pun memicu perdebatan yang kompleks.

Menurut perwakilan dari Council on American-Islamic Relations (CAIR), Lena Masri, Stanley merasa sudah bekerja dengan baik.

   

”Dia mulai berkoordinasi dengan pramugari lain yang bertugas sehingga ketika penumpang minta alkohol, pramugari yang lain yang akan memenuhi permintaan itu,” ujar Masri, seperti dikutip Daily Mail, Selasa (8/9/2015).

Namun, rekan kerja Stanley menyatakan ketidaksukaan atas keputusan pramugari Muslim itu yang menolak menyuguhkan alcohol pada penumpang. Rekan Stanley itu lantas melaporkannya ke pimpinan maskapai, dan akhirnya Stanley diskors.

“Kami memberi tahu Maskapai Express Jet dari kewajibannya di bawah hukum untuk mengakomodasi keyakinan agama Stanley,” ujar Masri.

”Sebaliknya, pihak Express Jet Airlines memilih untuk melanggar hak-hak konstitusional Stanley, menempatkannya pada cuti administratif selama 12 bulan, setelah itu pekerjaannya dapat dihentikan,” sambung Masri.

Menurut Stanley, tidak terpikirkan bahwa dirinya harus memilih antara menjalankan ajaran agama secara benar atau mencari nafkah. ”Saya tidak harus memilih antara satu atau yang lain karena keduanya penting,” ucap Stanley.

[sal]
 
 

Silahkan Berkomentar
(Visited 31 times, 1 visits today)
Loading...