TNI Siapkan ‘Sniper’ tuk Amankan Kunjungan Jokowi ke Jambi

Posted on

Sniper
Presiden Joko Widodo di Jambi yang dijadwalkan akan tiba pada Senin (7/9/2015). Merespon kedatangan Jokowi, Danrem 042/Garuda Putih memastikan pihaknya sudah mempersiapkan pengamanan selama kunjungan mantan Walikota Solo itu.

“Begitu kami dapat informasi bahwa presiden akan melakukan peninjauan ke Sumsel maka kami sudah siap. Tadi pagi sudah kita siapkan pasukannya, di bandara ada dua titik,” kata Kolonel Infantri Makmur kepada awak media, yang dilansir Tribunnews, Senin (7/9/2015).

Untuk mengamankan kunjungan presiden, Danrem bilang sudah menyiapkan 520 personel TNI, serta sekitar 400 orang personel dari Polda Jambi. Sesuai standar pengamanan kepala negara, TNI juga sudah menyiapkan penembak jitu (sniper).

“Pasti kita siapkan sniper, di bandara ada dua titik. Di tempat lain ada satu titik, beliau sudah menjadwalkan. Memang titik beratnya pada kabut asap. Di mana, lokasi yang titik apinya laing banyak disitu yang akan dikunjungi. Kalau jadwalnya lewat udara kita arahkan ke Kumpeh, pasukan kita masih lakukan upaya pemadaman,” pungkasnya.

Sementara itu, pejabat Gubernur Jambi Irman bersama TNI, Polri serta beberapa instansi terkait tengah mempersiapkan rencana kunjungan Joko Widodo.

Meski publik di Provinsi Jambi sempat ragu akan kepastian datangnya Presiden Joko Widodo. Namun, hal itu dibantah Pejabat Gubernur, Irman. Hal ini disampaikan sesaat usai menggelar pertemuan di rumah dinas pada Minggu siang bersama TNI, Polri dan sejumlah instansi lainnya.

“Memang rencananya fokus Sumatera Selatan. Kita bagian NKRI, presiden berkunjung melihat perkembangan karhutlah. Kita di Jambi ada dampak juga. Bisa saja pak presiden melihat di Provinsi Jambi. Kita mempersiapkan diri di provinsi hingga kabupaten,” katanya.

Irman sempat membantah terkait adanya ketidakpastian apakah presiden berkunjung ke Jambi apa tidak. Pasalnya, sejak terpilih menjadi presiden, Jokowi belum sekalipun menginjakkan kaki di bumi sepucuk Jambi sembilan lurah.

“Jadi bukan tidak ada kepastian, jadwalnya sudah ada sama saya. Kalau presiden datang kita sudah stand by, pemerintah provinsi memberikan persiapan lengkap,” ujarnya.

[sal]
 
 

Silahkan Berkomentar
loading...
(Visited 90 times, 1 visits today)
Loading...